Evaluasi Capaian Kinerja 2025, Ma’had UIN Syekh Wasil Kediri Siapkan Pembelajaran Berbasis Smartphone

Tidak terasa pengelolaan Baca Tulis al-Quran (BTQ) oleh Ma’had al-Jami’ah Darul Hikmah UIN Syekh Wasil Kediri memasuki tahun ke 4, sejak 2022-2023, dan layanan Praktik Ibadah (PIBD) memasuk tahun ke 3. Sejak itu pula upaya peningkatan layanan pembelajaran dilakukan terus menerus guna ketercapaian target yang lebih maksimal. Keduanya memang menjadi salah satu komponen standar kegamaan Pendidikan tinggi keagamaan islam sesuai Kepdirjen Pendis No 102 tahun 2019. Disebutkan pada Bab 2 poin B no 6 bahwa lulusan PTKI memiliki kemampuan keterampilan keagamaan Islam secara umum yang ada di Masyarakat, yaitu baca dan tulis al-Quran, berbahasa Arab, mengamalkan ibadah, seni Islami, berdakwah, dst. Sebagai implementasinya muncullah kegiatan pembelajaraan BTQ dan PIBD, baik dilakukan secara kurikuler maupun kokurikuler. Secara kurikuler melalui perkuliahan, dan kokurikuler mengambil bentuk pembelajaran dengan pengelolaan di luar perkuliahan.

Inilah yang menjadi salah satu laporan capaian kinerja Ma’had al-Jami’ah yang dipaparkan dalam Rapat Kerja Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2025 UIN Syekh Wasil Kediri, 19-20 Desember 2025. Secara rinci disampaikan oleh Ahmad Sholihuddin, Kepala UPT Ma’had al-Jami’ah, bahwa beberapa capaian sejak pengelolaan oleh Ma’had al-Jami’ah antara lain, penyelengaraan pembelajaran semester pendek dan intensif bagi mahasiswa yang belum lulus, dan workshop metode pembelajaran Jamiati bagi hasil placement test kelas A. Selain itu penambahan jam pembelajaran bagi hasil placement test kelas C dan D dari semula 2 hari menjadi 4 hari setiap pekan selama 1 semester. Sedangkan untuk pembelajaran Praktik Ibadah (PIBD) terdapat perubahan waktu pembelajaran dari semua pagi hari di tahun pertama 2023-2024 menjadi siang hari sama sejak tahun 2024-2025.

Pada aspek software pembelajaran, sejak 2024-2025 dilakukan ujicoba penggunaan aplikasi allamah, aplikasi layanan mahad al-jamiah untuk pendaftaran pembelajaran, absensi, pendaftaran dan penilaian ujian kelulusan dan remidi, serta status akhir peserta dan juga download e-sertifikat bagi yang lulus. Dengan allamah ini rekam jejak peserta dapat diketahui dan digunakan untuk keperluan pemantauan hasil pembelajaran. Pada aspek hardware, kegiatan pembinaan pengajar melalui refreshment setiap semester dan monitoring evaluasi pembelajaran di awal dan tengah semester memastikan segala problematika dapat diantisipasi dan diselesaikan dengan maksimal. Tahun 2026 Ma’had al-Jami’ah berencana mengembangkan aplikasi administrasi dan pembelajaran berbasis android. Sudah nggak sabar menunggu ganti tahun nihh.